Untuk yang Menelan Gula

Di atas papan catur yang timpang ini, kau adalah bidak yang paling tak tenang. Permainan ini seharusnya dimulai dan diselesaikan dengan diamnya para pemain, tapi kau selalu bergerak mendekat.

Kenapa kau tak menjadi orang asing yang baik yang selalu menjaga jarak dari pintu rumah lain?

Di seberang, bidak lain sedang diam. Kurasa konsentrasinya tak terpecahkan. Aku ingin seperti itu. Menang tanpa gangguan.

Comments