Ada sesuatu yang lebih kuat daripada imajinasi, namanya inflasi imajinasi. Di ujung bentang tanah tak rata, seperti memanggil jiwa-jiwa yang jauh, kau sedang diracik di dalamnya. Lucu sekali, sedangkan kita sudah bertahun-tahun tak pernah menatap wajah satu sama lain. Lebih lucu lagi, ini bukan pertama kalinya aku meracikmu.
Tentu kau belum tahu. Oh, kau pikir aku akan memberi tahu? Bahkan aku tidak membisiki angin soal inflasi malu-malu ini. Jika aku bercerita pada angin, dia tak akan tutup mulut. Aku akan terus memupuknya hingga layu dan mati sesuai waktunya.
Comments
Post a Comment