Aku berada di atas jalan layang. Mata angin sudah tak bisa kupahami. Apa sekarang aku berada lebih di utara daripada kemarin? Apa sekarang aku masih di barat seperti kemarin?
Pemandangan dari atas sini tidak selalu sama, tapi perasaan yang muncul pasti terprediksi. Semua orang tampak bertanya-tanya setiap kali mereka melesat di sini. Dalam kasusku, aku selalu menerka seperti apa langit yang sedang menaungimu sekarang. Apakah hitam pekat di waktu malam, terkalahkan oleh lampu-lampu kota? Atau penuh dengan bintang, karena kau sedang bermalam dekat laut?
Di atas jalan layang, tanpa tahu mana selatan, renungan muncul seiring kendaraan mengerang.
Comments
Post a Comment