Negeri para dewa. Mengulur jarak, semakin jauh dari rumah. Memeluk laut, atau dipeluk laut? Sudut pandangku terbatas dari balik jendela ini.
Aku masih di kursiku. Kau sekelebat lenyap, tiba-tiba di sana. Tiba-tiba menghirup udara yang berbeda. Tiba-tiba berpetualang.
Angin menjilat jejakmu. Sedikit pudar, menghambat pengamatan. Mungkin aku lambaikan saja tanganku dari sini.
Sampai jumpa lagi.
Aku masih di kursiku. Kau sekelebat lenyap, tiba-tiba di sana. Tiba-tiba menghirup udara yang berbeda. Tiba-tiba berpetualang.
Angin menjilat jejakmu. Sedikit pudar, menghambat pengamatan. Mungkin aku lambaikan saja tanganku dari sini.
Sampai jumpa lagi.
Comments
Post a Comment