Mungkin sudah saatnya bunga-bunga kecubung mencabut pengaruhnya. Apa yang terhirup selama lima puluh minggu terakhir adalah delusi yang panjang. Burung-burung terlelap tanpa memejamkan mata, bermain dengan kabut yang sebenarnya tak ada.
Lelah sudah sayap mereka, paruh mereka. Susul-menyusul dengan kicauan tak bermakna, namun cukup untuk meninggalkan debaran jantung-kecil yang keberadaannya tak begitu mereka pedulikan. Konon mereka bahagia. Siapa yang menjamin perasaan apa yang akan mereka punya setelah ini?
Sedangkan bunga kecubung seringkali tak kenal ampun.
Comments
Post a Comment