Berulang kali aku mengingatkan diriku, "Aku melangkah terlalu jauh," setiap kali cerita kita bersahut-sahutan. Segunung pengertian dan pemakluman itu rasanya terlalu indah untuk jadi kenyataan. Terlalu indah untuk jadi milikku.
Aku mundur, namun aku selalu gagal menemukan titik awal. Aku tak ingin maju, tak ingin menemukan garis finis. Ketika aku berlari, ada keyakinan pahit akan diriku yang semakin menuju ke sana. Maka aku berhenti.
Sayangnya, aku berhenti setelah melangkah terlalu jauh.
Comments
Post a Comment